Bisnis

CPC Adalah: Pengertian dan Cara Menghitungnya!

Written by Kita Bersama · 2 min read >

Jestesmyrazem.org – CPC adalah istilah yang sudah tidak asing lagi di dunia digital marketing. CPC atau cost per click adalah salah satu metode yang digunakan untuk menghitung biaya iklan yang harus dikeluarkan untuk mencapai target dari suatu campaign.

Ada banyak manfaat CPC bagi usaha digital. Oleh karena itu sangat penting untuk memahami bagaimana menghitung CPC serta cara optimalkan strategi marketing dengan CPC.

Apa itu CPC?

Dikutip dari Getcraft, menurut Sprout Social pengertian CPC adalah suatu istilah paid advertising terkait nilai yang perlu dibayarkan pemasang iklan kepada pihak publisher untuk setiagp klik yang diperoleh dari iklan yang dijalankan.

Menurut Investopedia, CPC atau cost per click adalah metode yang merujuk pada jumlah biaya satuan yang diterima oleh publisher atau website yang menayangkan iklan ketika pengguna melakukan klik iklan berbayar tersebut.

Beberapa tipe iklan yang melibatkan CPC antara lain text ads, image ads, video ads, dan shoping ads. CPC juga digunakan untuk Facebook ads, Instagram ads, LinkedIn ads, dan Twitter promoted ads.

Pada umumnya pemilik website menggunakan pihak ketiga untuk menyesuaikan biaya iklan. Salah satu tools yang bisa digunakan adalah Google Adwords. CPC juga dapat digunakan sebagai metrik yang menjadi tolok ukur keberhasilan suatu iklan berbayar.

Manfaat CPC Bagi Usaha Digital

Manfaat CPC bagi usaha digital salah satunya adalah untuk mengukur efektivitas biaya iklan yang dikeluarkan dibandingkan dengan jumlah klik atau traffic yang masuk. Pemasang iklan juga dapat membatasi biaya iklan sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.

Manfaat CPC bagi usaha digital lainnya yakni sebagai bahan analisis untuk mengetahui efektivitas dari keyword, baner, teks iklan, dan media lainnya yang digunakan untuk mencapai target campaign. Sehingga nantinya kita dapat merumuskan strategi yang lebih tepat untuk memperoleh traffic berkualitas dengan budget yang lebih terjangkau. 

CPC penting digunakan untuk membantu kesuksesan strategi digital marketing. Secara tidak langsung hal ini akan memengaruhi perkembangan perusahaan.

Bagaimana Cara Menghitung CPC?

Bagaimana menghitung CPC? Cara menghitung CPC adalah dengan membagi total biaya iklan dengan jumlah total klik. Rumus menghitung cost per click adalah:

CPC = Total Biaya Iklan / Total Klik

Sebagai contoh, jika kamu membayar biaya iklan sejumlah Rp1.000.000 dan mendapatkan 200 klik, maka nilai CPC adalah sebesar Rp5000.

Iklan CPC dapat digolongkan menjadi dua model utama, yakni fixed priced per click dan price per click based on bidding. Sesuai namanya, pengiklan dan publisher telah sepakat diawal terkait harga per klik pada model fixed rate. 

Sedangkan pada model based on bidding pengiklan akan menentukan harga maksimum atau maximum bid untuk tiap klik yang didapat. Jika semakin tinggi penawaran, maka semakin besar peluang iklan dilihat audiens. 

Maximum bid adalah biaya paling tinggi yang dikeluarkan untuk cost per click suatu iklan. Biaya aktual atau yang akan ditagihkan oleh publisher pada umumnya akan lebih rendah dari nilai maximum bid.

Rata-rata biaya klik atau average click cost setiap iklan tentu berbeda-beda, tergantung pada jenis industri dan banyaknya kompetitor yang membidik keyword sejenis. Semakin ketat kompetisi pada suatu industri, maka bisa semakin besar rata-rata CPC pada industri tersebut.

Cara kerja CPC adalah pengiklan tidak membayar ketika iklan tayang dan terlihat oleh audiens, namun tagihan akan muncul jika audiens klik pada iklan yang ditayangkan. Tidak heran jika posisi iklan atau ad rank sangat penting karena menentukan posisi iklan kamu di antara banyak kompetitor. 

Cara Mengoptimalkan Strategi Marketing dengan CPC

Optimalkan strategi marketing dengan CPC dapat dilakukan dengan beberapa cara. Dikutip dari Glints, berikut cara mengoptimasi CPC yang bisa dilakukan.

Membuat Ad Copy yang Menarik

Materi iklan sangat berpengaruh terhadap minat audiens untuk melihat dan klik iklan tersebut. Ad copy harus dibuat semenarik mungkin dengan memperhatikan tiga komponen penting, yakni fitur, manfaat, dan call to action.

Gunakanlah kalimat yang tidak terlalu panjang dan tidak bertele-tele. Hindari pengulangan kata dan gunakanlah kata kerja aktif. Ad copy yang menarik dapat meningkatkan CTR atau click through rate. Tingkat CTR ini menjadi barometer apakah CPC yang dijalankan efektif atau tidak.


Landing Page yang Tepat

Landing page adalah halaman dari website saat audiens melakukan klik pada iklan. Landing page ini perlu mendapat perhatian khusus agar traffic yang masuk dapat dimanfaatkan sehingga CPC akan efektif.

Beberapa komponen landing page yang perlu diperhatikan antara lain headline, desain brand yang konsisten, copy, theme landing page, dan button CTA. Kamu juga perlu memperhatikan bagaimana user experience saat menjelajahi landing page yang dibuat.

CPC adalah sistem yang cukup fair, baik bagi pemasang iklan maupun bagi publisher. Manfaat CPC bagi usaha digital pun akan signifikan jika dapat dioptimasi dengan strategi yang komprehensif dan berkelanjutan.

Setelah mengetahui pengertian CPC dan bagaimana menghitung CPC, kamu bisa mulai optimalkan strategi marketing dengan CPC. Sistem CPC ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk mengontrol biaya iklan.

Kadang-kadang iklan yang dijalankan dengan metode CPC tidak langsung berhasil pada pertama kalinya. Kamu bisa melakukan evaluasi agar selanjutnya dapat menjalankan CPC lebih efektif.

Menjalankan iklan berbayar dengan CPC adalah salah satu cara aktivasi digital marketing untuk mendatangkan traffic yang berkualitas. Kamu dapat menganalisis konten dan CTA yang tepat dengan biaya iklan yang paling terjangkau.