Gaya Hidup Sehat

Kulit Kepala Berjerawat? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Written by Kita Bersama · 2 min read >

Jerawat dapat muncul di area tubuh mana pun, termasuk kulit kepala. Kondisi ini bisa membuat kulit kepala terasa perih, terutama saat menyisir atau mencuci rambut. Bahkan, jerawat yang muncul juga terkadang membuat rambut lebih mudah rontok lho, Jovians. Apa sih penyebab kulit kepala berjerawat dan cara mengatasinya? Yuk, simak selengkapnya di artikel berikut!

Apa yang jadi pemicu munculnya jerawat di kepala?

Folikulitis atau jerawat di kepala paling sering muncul di sepanjang garis rambut. Jerawat kecil ini juga dapat tumbuh dalam jumlah banyak yang menyebabkan rasa gatal dan mengganggu.

Penyebab kulit kepala berjerawat pada dasarnya sama dengan penyebab jerawat lainnya, yakni adanya penyumbatan pada pori-pori folikel rambut di kepala kamu. Ketika sel-sel kulit mati, minyak alami kulit (sebum), dan bakteri masuk ke dalam pori-pori, jerawat akan muncul sebagai bentuk perlindungan diri karena adanya inflamasi.

Jerawat di kepala bisa muncul dalam berbagai tipe, yang mana bentuk jerawat parah mengandung lebih banyak bakteri. Sejumlah bakteri yang menyebabkan peradangan jerawat di kepala ini meliputi:

  • Propionibacterium acnes (P. acnes)
  • Staphylococcus epidermidis
  • Jamur
  • Tungau

Faktor kebersihan menjadi hal yang utama dalam pemicu munculnya jerawat. Dilansir dari Medical News Today, sejumlah hal berikut akan meningkatkan potensi munculnya jerawat di kulit kepala.

  • Tidak mencuci rambut secara menyeluruh dengan teratur
  • Menumpuknya produk kecantikan rambut, seperti gel rambut, shampo tanpa bilas, atau hairspray
  • Banyaknya keringat di kepala akibat penggunaan topi, helm, atau hijab yang tidak segera dibersihkan
  • Tidak segera keramas setelah berolahraga

Selain faktor di atas, hormon juga bisa menjadi penyebab kulit kepala berjerawat. Hormon androgen, terutama testosteron membuat kulitmu memproduksi lebih banyak minyak, yang dapat menyumbat pori-pori.

Tipe jerawat di kulit kepala

Tipe jerawat biasanya dinilai dari jenis keparahan jerawat yang muncul. Sejumlah tipe jerawat yang bisa muncul di kulit kepala di antaranya.

  • Komedo
  • Whitehead atau komedo tertutup
  • Papula atau benjolan kecil yang meradang
  • Pustula atau benjolan berisi nanah
  • Nodul atau kista, jerawat yang terpendam di dalam kulit

Ada jenis jerawat di kepala lainnya yang dapat mempengaruhi kulit kepala kamu, yang disebut juga dengan acne conglobata atau acne fulminans. Hanya saja, tipe jerawat ini sangat jarang ditemukan.

Gejala kulit kepala berjerawat

Jerawat di kulit kepala bisa muncul di antara rambut atau di sepanjang garis rambutmu. Dilansir dari WebMD, gejala yang biasanya muncul meliputi:

  • Adanya benjolan kecil di sepanjang dahi atau bagian belakang leher
  • Adanya benjolan kecil yang bisa kamu rasakan, tetapi tidak bisa kamu lihat
  • Komedo putih di kulit kepala atau garis rambut kamu
  • Adanya benjolan yang menyakitkan di kulit kepala

Jerawat biasanya tidak menyebabkan kulit kepala gatal, dan gejala ini bisa saja merupakan tanda masalah kulit lain seperti psoriasis.

Baca juga:Cara Mencegah dan Mengobati Jerawat

Cara mengatasi kulit kepala berjerawat

Kunci untuk mengatasi kulit kepala berjerawat adalah dengan mencegah pori-pori kamu tersumbat. Sehingga, menjaga kebersihan kulit kepala adalah hal penting yang harus diperhatikan. Terkadang, jerawat di kepala juga bisa disebabkan oleh penggunaan produk perawatan rambut yang tidak cocok.

Jika kamu menduga jerawat yang muncul disebabkan oleh sampo atau kondisioner, kamu bisa mengganti penggunaan sampo dan kondisioner yang mengandung bahan aktif berikut:

  • Asam salisilat. Membantu mengelupas sel kulit mati, sehingga mencegah munculnya jerawat
  • Asam glikolat. Membantu pengelupasan kulit dan membunuh bakteri mikro.
  • Ketoconazole. Berperan sebagai anti jamur dalam sampo anti ketombe.
  • Tea tree oil. Memiliki sifat antibakteri yang membantu melawan bakteri jerawat.
  • Jojoba oil. Membantu mengurangi peradangan jerawat.

Jika kamu mulai mengalami rambut rontok, sebaiknya konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan dan obat yang lebih tepat. Mungkin dokter akan menyarankan sejumlah obat steroid, antibiotik, atau laser untuk membantu mengatasi kulit kepala berjerawat.

Agar jerawat tidak muncul lagi, kamu bisa melakukan cara berikut:

  • Menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala dengan rutin mencuci rambut, terutama setelah olahraga dan beraktivitas di luar rumah
  • Menggunakan produk perawatan rambut secukupnya
  • Tidak menyentuh atau bahkan memencet jerawat
  • Menggunakan produk pembersih rambut yang lembut

Menerapkan pola makan sehat juga diyakini dapat membantu mengurangi produksi minyak di kulit, dengan memperbanyak konsumsi makanan berserat, kaya antioksidan, dan juga vitamin. Selain dari makanan, kamu bisa dapatkan kandungan-kandungan ini melalui suplemen seperti Vegeblend 21 JR (Rp132.404) yang bisa didapatkan dengan mudah di Jovee.

Demikianlah penyebab dan cara mengatasi kulit kepala berjerawat. Dapatkan informasi seputar kesehatan lainnya hanya di Jovee, pusat suplemen dan vitamin personalmu.