Bisnis

Mengenal Perbedaan Branding dan Marketing

Written by Kita Bersama · 2 min read >

Jestesmyrazem.org – Tatkala membangun menjalankan bisnis atau usaha, branding dan marketing adalah penting. Apakah branding dan marketing memiliki pengertian sama? Jika tidak, di mana letak perbedaan branding dan marketing?

Pengertian branding dan marketing

Branding adalah proses menanamkan makna perusahaan, organisasi, produk, atau layanan tertentu di benak konsumen. Sementara itu, marketing (pemasaran) mengacu pada setiap kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempromosikan pembelian atau penjualan layanan.

Perbedaan branding dan marketing

Sangat penting untuk memahami perbedaan utama antara branding dan marketing. Jangan pernah bingung dengan salah satu dari mereka. Berikut adalah beberapa hal yang membedakan antara branding dan marketing.


Branding dahulu, baru marketing

Hanya memiliki logo, desain kemasan, dan slogan tidak berarti Anda memiliki merek. Apa yang sebenarnya Anda miliki adalah seperangkat bahan dan pesan marketing. Pemasaran adalah pesan yang Anda coba sampaikan. 

Merek Anda adalah identitas Anda. Merek Anda adalah alasan keberadaan Anda. Ini adalah nilai otentik, unik, dan tunggal yang dapat Anda tawarkan kepada pelanggan. Ini mencakup budaya perusahaan Anda dan dikomunikasikan kepada pelanggan setiap kali mereka terlibat dengan merek Anda. Kesimpulannya, branding ada terlebih dahulu, baru kemudian marketing dapat dijalankan.


Marketing mendorong penjualan, branding menunjang pengakuan dan loyalitas

Pada intinya, sebagian besar strategi pemasaran (SEO, pemasaran konten, atau periklanan) dimaksudkan untuk mendorong hasil. Sebagian besar hasil tersebut berkaitan dengan penjualan.

Di sisi lain, branding membutuhkan pendekatan yang berbeda—dan lebih berjangka panjang. Bila Anda hendak mendongkrak penjualan, branding bukanlah solusi terbaik. Branding akan menjadi solusi terbaik bila Anda ingin membangun, mengenalkan, mendorong sentimen positif, dan menumbuhkan loyalitas pelanggan pada merek Anda. Semuanya ini juga berdampak terhadap laju penjualan dalam jangka panjang.

Bak lomba atletik, marketing adalah lomba jarak pendek, sedangkan branding lebih seperti lomba maraton.

Anda adalah pemilik marketing, tetapi konsumen adalah pemilik merek Anda

Marketing lebih mudah dipahami dan dikendalikan dibandingkan dengan branding. Branding, bagaimanapun, tidak sesederhana dan semudah kelihatannya. Anda tidak bisa mengendalikan bagaimana merek Anda dipersepsikan oleh konsumen. 


Marketing lebih banyak ‘berbicara’, branding lebih banyak ‘mendengar’

Marketing lebih sering ‘mendongeng’. Sebaliknya, branding lebih banyak ‘mendengarkan’ daripada ‘berbicara’. Konsumen dapat memberi tahu Anda dengan lebih baik tentang merek Anda dan bagaimana seharusnya merek tersebut karena mereka sebenarnya lebih tahu dari Anda.

Merek-merek terbaik di dunia adalah merek-merek yang menggunakan pemahaman mereka tentang perbedaan antara merek dan pemasaran untuk menciptakan kampanye pasar yang bekerja bersama dengan merek dan strategi pemasaran mereka.

Merek semacam itu selalu mendengarkan pelanggan mereka dan membiarkan harapan dan nilai mereka menentukan posisi merek mereka. Kemudian, mereka membangun kampanye pemasaran untuk menyampaikan nilai-nilai tersebut melalui metode yang unik.

Strategi marketing datang dan pergi, branding selamanya

Pemasaran memang penting guna membangun bisnis yang sukses. Tetapi, strategi pemasaran hanya bersifat sementara. Setiap strategi pemasaran memiliki awal, tengah, dan akhir yang jelas.

Merek berbeda. Apapun bisnis Anda, Anda akan harus berusaha untuk mendefinisikan siapa Anda sebagai sebuah entitas bisnis. Lalu, Anda membentuk persepsi merek Anda dengan audience Anda. Barulah Anda bisa membina hubungan yang lebih dalam dan lebih bermakna dengan pelanggan Anda. 

Saat perusahaan Anda tumbuh dan berkembang, Anda harus tumbuh dan berkembang bersama merek Anda. Intinya, strategi pemasaran akan datang dan pergi, sedangkan branding berlangsung selamanya.

Pemasaran bertujuan mendapatkan perhatian pelanggan, branding adalah cara mempertahankannya

Tidak peduli apa industri Anda, besar kemungkinan perusahaan Anda hanya bagian kecil atau tidak dominan di lautan persaingan. Jika Anda ingin membuat gelombang dan mendapatkan perhatian pelanggan Anda, marketing adalah keharusan mutlak. Tapi, begitu Anda mendapatkan perhatian pelanggan Anda, Anda membutuhkan sesuatu yang akan menjaga perhatian itu. 

Di sinilah pentingnya branding. Anda memerlukan strategi pemasaran yang tepat untuk membedakan merek Anda dari pesaing. Anda dapat mengirim pesan kepada pelanggan Anda, “Hei! Saya di sini!”. Agar pelanggan Anda tetap terhubung di kemudian hari, maka Anda perlu melakukan branding.

Tips branding yang baik

Sejumlah tips bisa Anda lakukan agar branding berjalan baik, seperti di bawah ini.

1. Tentukan brand identity

Komponen brand identity antara lain brand voice (gaya komunikasi), tipografi, color pallete (pemilihan warna), bentuk, dan gambar.

2. Memiliki elemen branding

Selain identitas, Anda juga perlu memiliki elemen branding yang kuat, seperti logo, desain kemasan, kartu bisnis, website dan lain-lain.

3. Menyusun brand style guideline

Brand style guideline berfungsi sebagai pedoman agar brand Anda tetap konsisten dan tidak keluar ‘jalur’.

4. Mudah dimengerti

Kesederhanaan adalah penting. Tagline yang rumit mungkin Anda sukai. Tapi, target konsumen Anda belum tentu menyukainya. Parahnya lagi, mereka tidak mengerti makna brand yang Anda ingin bangun.

Tips marketing yang baik

Selain branding, sejumlah tips juga bisa Anda gunakan agar marketing berjalan baik, seperti berikut ini.

1. Memahami customer 

Semakin akurat berbagai informasi mengenai target customer, maka semakin efektif Anda mencapai tujuan penjualan.

2. Menetapkan marketing plan

Kembangkan strategi Anda secara tertulis ke dalam marketing plan. Pastikan pula seluruh anggota tim Anda mengerti dengan rencana tersebut.

3. Berinvestasi dengan sumber daya manusia

Rekan kerja adalah aset Anda. Berikan mereka motivasi dan berbagai pelatihan untuk melakukan pekerjaan dengan baik. Sediakan alat yang dibutuhkan oleh mereka. Bila mereka bekerja sama sebagai tim yang solid, bisnis Anda akan jauh lebih meningkat.