Mindfulness

Cyberbullying di Media Sosial, Seperti Apa Contohnya?

Written by Kita Bersama · 2 min read >

Cyberbullying di media sosial – Media sosial bukan milik sendiri. Saat kamu mengunggah foto di internet, orang-orang bisa merespon foto tersebut dengan memberi komentar atau like. Sama seperti mereka, kamu juga bisa melakukan hal serupa. Hal-hal yang orang lain bagikan di internet, kamu bisa melihat dan meresponnya.

Keterbukaan di media sosial tak jarang membuat cyberbullying terjadi. Cyberbullying adalah perundungan (bullying) yang terjadi di internet. Namun, kamu nggak bisa menyalahkan internet atau media sosial atas terjadinya cyberbullying. Sebab tentu saja, yang melakukan perundungan adalah manusia, bukan teknologi.

Cyberbullying bisa merusak kehidupan orang lain. Agar kamu tidak melakukannya, kamu perlu tahu dulu contoh cyberbullying di media sosial. Inilah 5 contoh cyberbullying di medsos oleh Riliv.

1. Mengirim pesan yang menyakiti orang lain

Biasanya, kamu bisa mengirim pesan lewat media sosial. Nah, saat mengirim pesan kepada orang lain, kamu perlu berhati-hati. Soalnya, bisa saja pesanmu menyakiti orang lain.

Pesan yang menyakiti misalnya, “kamu gendut banget kalo di foto. Mending nggak usah upload foto lagi, deh!”. Sangat menyakitkan, bukan?

2. Mengancam orang lain adalah salah satu cyberbullying di media sosial

Ancaman yang kamu berikan kepada orang lain melalui media sosial juga merupakan cyberbullying, lho. Sebab, dengan mengancam orang lain, kamu membuat mereka jadi takut dan khawatir.

Contoh ancaman di media sosial misalnya, “kamu jangan macam-macam dengan saya, ya. Saya tahu kamu di mana, saya akan datengin kamu kalau kamu berani sama saya!”

3. Berbohong tentang orang lain

cyberbullying di media sosial
Photo by Pawel Czerwinski on Unsplash

Apa pun yang kamu unggah ke media sosial tidak hanya menjadi konsumsi pribadi, tetapi juga khalayak ramai. Maka, saat kamu mengunggah tentang seseorang di media sosial, jangan berbohong tentangnya.

Misalnya kamu mengunggah foto temanmu di media sosial lalu menambahkan keterangan yang tidak benar. “Ini namanya A, hobinya makan tidur makan tidur terus. Dia jarang mandi, seminggu cuma mandi 3 kali.”

Mungkin menurutmu itu lucu, tetapi bisa jadi tulisan itu menyakiti hati temanmu.

4. Mengunggah hal memalukan tentang orang lain

Sering mengunggah foto teman yang memalukan? Jangan diulangi ya, sebab itu termasuk cyberbullying.

Contoh hal memalukan itu apa? Misalnya, kamu mengunggah foto temanmu yang sedang tidur atau makan. Foto itu tidak terlalu bagus karena temanmu tidak bisa berpose. Kamu mungkin tertawa terbahak-bahak ketika melihatnya, tetapi apakah temanmu akan merasakan hal yang sama sepertimu?

Baca Juga:

Harus Bijak, 5 Trik Menghindari Hate Speech Di media Sosial

5. Cyberbullying di media sosial membuat banyak orang ikut melakukannya

cyberbullying di media sosial
Photo by monstera on Pexels

Kamu punya masalah dengan seseorang. Lantas, kamu berusaha menyerang akun media sosialnya. Namun kamu tidak sendiri, karena kamu membawa seluruh temanmu untuk menyerang orang tersebut.

Ingat, hal itu merupakan salah satu cyberbullying. Mengarahkan banyak orang untuk menyerang akun medsos seseorang tidak ada bedanya dengan perundungan di dunia nyata.

Dengan mengenal contoh cyberbullying di media sosial, Riliv harap kamu bisa menghindarinya. Ingatlah selalu jika kamu ingin dihargai orang lain, kamu juga harus menghargai orang lain.

Jika kamu adalah korban cyberbullying, ayo lepaskan beban perasaanmu pada psikolog. Kamu bisa melakukan konsultasi psikologi dengan psikolog terpercaya di aplikasi konseling online Riliv. Psikolog Riliv akan membantumu merasa lebih baik dan lebih berani mengatasi orang-orang yang melakukan cyberbullying.

Referensi:

  1. UNICEF. (n.d.). Cyberbullying: What is it and how to stop it. unicef.org
  2. United Kingdom National Bullying Helpline. (n.d.). Cyberbullying – Information and advice for victims of online bullying or harassment. nationalbullyinghelpline.co.uk

Ditulis oleh Syifa Salsabila Ramadhani

Baca juga:

10 Cara Tepat Menghadapi Tindakan Diskriminasi Ras

Saatnya Bertindak untuk Mengatasi Bullying di Kantor!